Apa Sih Jerawat Itu?
Yahhhhhh,,,, kebanyakan orang bilang masa remaja adalah masa yang paling indah. Namun kenyataan, masa remaja bisa berubah menjadi masa yang tidak indah. Memang banyak sih faktor penyebabnya, salah satunya yaitu kehadiran dari tamu yang tak diundang yaitu "JERAWAT". Kalau yang nongol itu hanya satu atau dua jerawar masih bisa diabaikan. Lain soalnya kalau jerawat itu tak segan-segan menyerbu di dahi, pipi, hidung dan juga leher, dada maupun lengan, berukuran gede dan disertai rasa gatal serta rasa nyeri. Kalau sudah begini, pastilah menjadi persoalan yang besar!
Mengapa? pertama, dapat membuat anda tampil tidak pede, malu dan jengkel. Contohnya ketika si penderita jerawat hendak ber-make up, semula biasanya jerawat yang meradang ditutup dengan alas bedak yang cukup tebal. Memang sementara waktu jerawatnya tidak kelihatan. Tapi efek negatifnya tiu loh justru dapat memperburuk jerawat yang sudah ada, karena pemakaian alas bedak itu dapat menyumbat pori-pori kulit anda yang mengakibatkan jerawat menjadi lebih parah. Alasan yang kedua, kulit menjadi kurang indah, karena meninggalkan bekas berupa flek.
Jerawat dapat mengganggu seorang anak sejak berusia 8-9 tahun. Jika tidak diatasi dengan baik, gangguan jerawat dapat menetap hingga usia 40-an. Hasil dari penelitian menunjukkan sebanyak 85% populasi manusia memiliki jerawat pada usia 12-25 tahun, dan 15% lainnya mengalami pada usia diatas 25 tahun. Untuk kaum perempuan, biasanya sekitar 40-50% mempunyai masalah jerawat pada usia sekitar 14-17 tahun. Sedangkan pada kaum laki-laki, sekitar 40% juga menghadapi masalah jerawat relatif lebih muda ketimbang lelaki.
Penyebab Jerawat
Jerawat (Acne Vulgaris) adalah suatu kondisi dimana abnormal kulit
akibat minyak alami yang diproduksi kulit menutup pori-pori. Minyak ini
sering disebut sebagai "SEBUM", yang dihasilkan oleh kelenjar minyak
(Sebaceous Gland). Sebenarnya "SEBUM" itu dibutuhkan oleh kulit untuk
tetap menjaga kelembapan dan kelenturan kulit. Kelenjar minyak biasanya
terdapat di lapisan kulit bagian wajah, leher, dada, dan lengan. Di
sanalah merupakan daerah yang sering ditumbuhi jerawat. Jadi, penyebab
utama timbulnya jerawat adalah karena adanya produksi minyak yang
terlalu banyak oleh kelenjar-kelenjar minyak dalam kulit.
Namun demikian, ada beberapa faktor yang menyebabkan jerawat antara
lain diakibatkan oleh stress, aktivitas hormon, bakteri yang ada di
pori-pori kulit, dan iritasi kulit atau terkena garukan.
Tiga Tipe Jerawat
Jerawat memiliki 3 tipe, yaitu :
1. Jerawat Biasa
Jerawat ini biasanya berupa tonjolan kecil berwarna kemerahan. Terjadi karena pori-pori kulit tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri. Darimana sih datangnya bakteri itu? Barangkali bakteri itu memang terdapat pada permukaan kulit, tetapi bisa juga dari kuas make up, waslap, jari tangan, dan juga telepon. Ketegangan saraf yang disebabkan oleh stress dan aktivitas hormon memegang peranan penting dalam meneruskan persoalan jerawat ini. Lazimnya jerawat tersebut muncul disekitar rahang dan dagu.
2. Jerawat Komedo
Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat. Komedo dipilah menjadi dua, yaitu komedo terbuka (Blackhead) dan komedo tertutup (Whitehead). Komedo terbuka tampak seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Hanya saja warna hitam ini bukanlah kotoran, tetapi penyumbat pori-pori yang berubah warna karena teroksidasi oleh udara. Sedangkan pada komedo terutup tampak seperti tonjolan putih pada kulit. Komedo ini lazimnya disebabkan oleh sel-sel kulit yang mati, atau karena memang adanya kelenjar minyak yang berlebihan. Jerawat komedo seringkali muncul pada wajah, punggung, dan dada.
3. Jerawat Jagung
Jerawat inilah yang merupakan jerawat yang paling mengerikan.! Seringkali disebut sebagai jerawat segede jagung atau biasanya dinamakan sebagai Cystic Acne. Terlihat sebagai tonjolan-tonjolan yang meradang hebat dan tersebar di seluruh permukaan wajah. Inilah godfather-nya jerawat, yang seringkali membuat orang rendah diri.
Gejala Timbulnya Jerawat
Sekurang-kurangnya terdapat empat gejala pokok yang dapat menimbulkan jerawat, yaitu :
A. Peningkatan produksi minyak di kelenjar minyak
B. Peningkatan hormon androgen
C. Kondisi abnormal atas timbulnya bakteri dan jamur atau yang disebut microflora di kulit
D. Penebalan, penyumbatan, dan pengerasan pada sel-sel kulit.
Mitos Seputar Jerawat
Sejak kapan dan dari mana mitos jerawat berasal, sulit untuk ditemukan. Yang jelas hingga sekarang mitos seputar jerawat, yakni hal-hal yang salah, masih berkembang di kalangan masyarakat. Sepatutnya dibenarkan asal muasal perkaranya. Bagan dibawah ini merupakan sebagian kecil dari mitos seputar jerawat :
|
Mitos
|
Fakta
|
|
Cokelat, ice cream, susu, snack manis dan seafood menyebabkan
jerawat.
|
Penyebabnya bukan karena makanan manis dan makanan yang berminyak tetapi karena produksi minyak di dalam kulit yang berlebihan.
|
|
Masturbasi dan tidak menikah menyebabkan jerawat.
|
Jerawat tidak ada hubungannya dengan hubungan seksual.
|
|
Memencet jerawat membuat bebas jerawat
|
Memencet jerawat justru dapat menimbulkan infeksi dan dapat memberi bekas berupa noda hitam pada kulit.
|
|
Cuci muka sesering mungkin mengurangi jerawat
|
Cuci muka dapat menghilangkan minyak alami di kulit wajah, dan hal ini akibatnya dapat membuat kulit wajah menjadi lebih aktif untuk memproduksi minyak sebagai pengganti minyak yang hilang.
|
|
Rambut berminyak menyebabkan jerawat
|
Jerawat bisa saja muncul di wajah ketika rambut menutupi bagian wajah dan menghalangi keluarnya minyak di kulit.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar